Jumat, 06 Juni 2014

Minggu, 25 Mei 2014

Jumat, 16 Mei 2014



Vidio ini merupakan vidio yang menjelaskan tentang sinopsis-sinopsis novel dari blognya Fitri Anjani. Bagi kalian yang suka dengan novel-novel, baik dari novel best seller sampe yang super best seller silahkan kalian kunjungi http://fitrianjani24.blogspot.com/      :D

Jumat, 11 April 2014

Kinematika Gerak Lurus





1.      Besaran-besaran pada Gerak
Pada kinematika gerak lurus dikenal dua jenis besaran yaitu besaran vektor dan besaran skalar dengan definisi sebagai berikut.

a.       Besaran Vektor
1)      Perpindahan, yaitu perubahan posisi.
ΔS2 = Δx2 + Δy2
Δx =  x2 x1
Δy = y2 y1
2)       Kecepatan rata-rata adalah perpindahan tiap satu satuan waktu.
 
Kecepatan sesaat adalah kecepatan pada saat itu saja. Pada grafik S-t menyatakan gradien garis singgung kurva.
3)       Percepatan rata-rata adalah perubahan kecepatan tiap satu satuan waktu.
 Percepatan sesaat adalah percepatan pada saat itu saja. Pada grafik v-t menyatakan gradien garis singgung kurva.
a = tg α



b.      Besaran Skalar
1)      Jarak tempuh, yaitu panjang lintasannya.
S = Δx + Δy
2)      Kelajuan rata-rata adalah jarak tempuh tiap satu satuan waktu.
 
Kelajuan sesaat sama dengan besar kecepatan sesaat.
3)       Perlajuan rata-rata adalah perubahan kelajuan tiap satu satuan waktu.


Perlajuan sesaat menyatakan besar percepatan sesaat.


2.      Gerak lurus beraturan (GLB)
Gerak GLB adalah gerak yang memiliki sifat-sifat:
a.       lintasan lurus.
b.      percepatan nol, kecepatan tetap.
v = tetap
S = S0 + v t
c.       grafiknya memenuhi gambar.








3.      Gerak lurus berubah beraturan (GLBB)
GLBB adalah gerak yang memiliki sifat-sifat:
a.       lintasan lurus.
b.      percepatnnya tetap (a = tetap).
c.       kecepatannya berubah beraturan.
                        
d.      grafiknya memenuhi gambar.
                       

4.      Gerak vertikal
Gerak vertikal merupakan contoh dari gerak lurus berubah beraturan dengan sifat-sifat:
a.       percepatannya a = ± g (g = 10 m/s2). nilai (+) untuk gerak vertikal ke bawah dan () untuk vertikal ke atas.
b.      jaraknya sama dengan ketinggian h.
c.       Berlaku persamaan:
                       


5.      Gerak jatuh bebas
Gerak jatuh bebas termasuk gerak vertikal ke bawah dengan kecepatan awal nol (v0 = 0). Sehingga diperoleh:
                  

Sabtu, 22 Februari 2014

BESARAN VEKTOR







1.      Besaran vektor adalah besaran yang memiliki nilai dan arah. Untuk menjelaskannya dapat digambarkan dengan anak panah. Contohnya balok ditarik gaya F seperti pada gambar di samping. Besarnya gaya itu dinyatakan dari panjangnya anak panah. Sedangkan arah gaya itu ditentukan dari arah anak panah.


2.      Sebuah vektor dapat diuraikan menjadi dua komponen yang saling tegak lurus dan sebidang dengan tujuan tertentu. Contohnya seperti pada gambar di samping. Proyeksinya memenuhi rumus-rumus perbandingan trigonometri.


3.       Resultan vektor sejajar atau segaris dapat langsung dijumlahkan jika searah dan dikurangkan jika berlawanan arah.

4.       Dua vektor yang saling tegak lurus maka resultannya dapat digunakan metode grafis (poligon) sehingga membentuk segitiga siku-siku. Besar resultannya memenuhi dalil Pythagoras.

5.       Jika dua vektor membentuk sudut α maka resultannya dapat digunakan metode jajaran genjang. Gambarnya dapat dilihat di samping dan berlaku rumus aturan cossinus.


6.       Metode poligon (metode grafis) merupakan cara meresultankan vektor dengan menyambungkan gambar-gambar vektor tersebut.

7.       Metode analitis dapat dilakukan dengan langkah:
a.        memproyeksikan vektor-vektor pada dua sumbu
tegak lurus.
b.      menentukan resultan setiap proyeksi : ΣFx dan ΣFy,
c.       resultan vektor memenuhi dalil Pythagoras.
                 

8.      Perkalian vektor ada dua jenis yaitu:
a.        Perkalian titik (dot product)
b.       Perkalian silang (cross product)
arahnya sesuai kaedah tangan kanan
ibu jari arah
4 jari arah
telapak arah